Jumat, 21 Maret 2014

Keindahan Kota Bandung (CARARINGIN TILU)

     Keindahan lampu di malam hari Kota Bandung menjadikan sesuatu keindahan yang tak ada habisnya dinikmati. Selama ini, hamparan titik-titik lampu itu lebih sering dinikmati dari utara.
Ternyata Caringin Tilu, yang berada di sebelah timur Kota Bandung, bisa menjadi tempat alternatif untuk melihat keindahan lampu-lampu di Cekungan Bandung.
Bagi mereka yang jarambah, tempat ini mungkin tak asing lagi. Namun bagi sebagian orang yang belum pernah menginjakkan kaki tentunya spot ini patut dipertimbangkan.
Jarak Caringin Tilu atau akrab disebut dengan singkatan Cartil tak terlalu jauh dari pusat kota. Salah satu akses yang dapat mudah ditempuh yakni melewati Jalan Padasuka yang keberadaannya tak jauh dari Terminal Cicaheum.
Pemakaian nama Caringin Tilu untuk dataran tinggi ini tak lepas dari adanya pohon penanda kawasan. Konon, dulunya di kawasan ini terdapat tiga pohon beringin (caringin) besar. Namun seiring dengan waktu, keberadaan pohon besar itu kini tinggal tersisa satu batang. Dua pohon caringin lainnya diperkirakan mati karena sudah terlalu tua.
Rido Zulfikar, pria 18 tahun yang sering berwisata ke tempat ini menjelaskan, akan lebih mudah mengambil patokan dari Saung Angklung Udjo (SAU) itu tak jauh dari lokasi. “Dari Saung Angklung Udjo itu kira-kira jaraknya 4-5 km naik ke atas. Kalau pake kendaraan, paling itu membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai di lokasi,” katanya kepada INILAH.COM, belum lama ini.
Rido yang kerap pergi ke Cartil di akhir pekan mengaku tak merasa bosan dengan pemandangan yang disuguhkan di atas ketinggian 1.300 mdpl. Itu dikarenakan tempat yang berada di Kampung Cisayur, Desa/Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung itu merupakan tempat favorit untuk hangout bersama kawan-kawannya.
“Pemandangan dari sana memang bagus. Tapi, dibandingkan dengan di pagi atau sore hari, saya lebih suka pemandangan kota di malam hari. udaranya juga lebih segar,” ucapnya.
Dia mengatakan, untuk ke lokasi ini tidak perlu khawatir kehabisan makanan dan minuman. Sebab, di sepanjang jalan menuju puncak itu tersebar puluhan warung yang menjajakan aneka makanan dengan harga terjangkau.
Diantara jenis makanan yang ditawarkan, yaitu nasi timbel komplet, jagung bakar, roti bakar, pisang bakar. Sedangkan aneka minuman yang dijual para pemilik warung di sekitar Caringin Tilu di antaranya, kopi, susu, teh, bandrek, bajigur.[jul]

Inilah.com/dicky Nawazaki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar